Minggu, 13 Oktober 2019

Ingat Sofian? Ia Kini Membuka Kursus Komputer Bagi Tunanetra

Sofian Sukmana memotong kerucut untuk meresmikan program komputer yang disebut Bimbel Lantern di lantai 1 Blok B2, Flat Charity Tzu Chi, Cengkareng.Satu demi satu mimpi Sofian Sukmana (28), telah terwujud.Setelah berhasil menyelesaikan pendidikannya Strata 1 di salah satu universitas swasta di Jakarta Selatan beberapa tahun yang lalu, hari ini (18.01.18) ia kembali memberi kejutan dengan membuka kursus komputerkursus komputer bernama Bimbel lentera terletak di lantai 1 Blok B2, Flat Charity Tzu Chi, Cengkareng."Lampu lentera berarti, mudah-mudahan semoga bisa membantu menjadi obor kegelapan yang dirasakan teman-teman tunanetra," kata Sofian bahagia.cita-cita Sofian untuk membuka kursus bagi penyandang cacat sudah cukup panjang.Benih bahwa keinginan telah tumbuh sejak ia belajar di Mitra Netra, dari 2007 sampai 2009."Ada saya belajar komputer, tahu banyak teman-teman yang memiliki keterbatasan, saling memotivasi, dan menginspirasi," kata pasien displasia fibrosa (tumor di belakang mata) di mata kanan.

Rumah di Cengkareng, Jakarta Barat dan melakukan kursus di Lebak Bulus, Jakarta Selatan cukup membuat seorang Sofian kewalahan.

Tetapi karena dia tidak bisa menemukan lokasi kursus untuk tunanetra yang lebih dekat dari rumahnya, Sofian menjaga jemput semangat belajar di sana."Kegigihan Sofian sangat patut dicontoh," kata Lulu Jong, relawan Tzu Chi yang menemani Sofian.Sofian dan Lulu mengambil Herdiansyah (topi) untuk menghadiri peresmian Bimbel Lantern.Herdiansyah yang tinggal di Blok A datar Charity Tzu Chi, Cengkareng ini adalah salah satu dari empat mahasiswa Sofian.Sofian dan Herdiansyah menguji program komputer "berbicara" yang telah disiapkan untuk proses pembelajaran.komputer program untuk "berbicara" hal ini tentunya lebih mudah bagi orang buta mengoperasikan komputer."Dulu jika Anda ingin pergi (tentu saja) itu harus menyiapkan 3 jam," kata ayah satu anak ini, "Naik transportasi datar, naik Transjakarta dari Cengkareng ke Lebak Bulus, dan naik angkutanlagi untuk dekat Mitra Netra, setelah jalan kaki baru ke lokasi. "Lulu ingat pertama kalinya ia menemani operasi Sofian di Taiwan, Sofian mengatakan dia benar-benar ingin melihat dan sekolah.Jadi kapan lagi bisa melihat - sampai penglihatannya semakin belakang menurun, Sofian tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk menyerap pengetahuan yang lebih.


baca juga disini http://itechcourse.com


BACA RESEP MAKANAN DISINI :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar